Takut...takut....teramat takut
Takut diriku membayangkan hari kiamat
Hari yang pasti, teramat dekat (QS. 70 : 7 ) , terjadinya tidak dapat disangkal * (QS 56:1-2)
Apabila sangkakala ditiup, maka itulah datangnya hari yang sulit,
bagi orang-orang kafir tidak mudah.” (QS. 74: 8-10)
maka terkejutlah segala yang dilangit dan di bumi,
kecuali siapa-siapa dikehendaki Allah. (QS 27 : 87)
Hari dimana bila sangkakala ditiup sekali tiup
terangkatlah bumi tempat kita berpijak dan juga gunung-gunung
lalu dibenturkan keduanya dengan dahsyat
Terbelahlah langit, menjadi rapuh
Pada hari itu kita semua menghadap Allah, tak ada yang dapat sembunyi (QS. 69: 13-18)
Hari yang pasti, teramat dekat (QS. 70 : 7 ) , terjadinya tidak dapat disangkal * (QS 56:1-2)
Hari dimana langit berwarna hitam, seperti cairan tembaga (QS.70 : 8)
dan bumi diguncang dengan sedahsyat-dahsyatnya
Gunung-gunung dihancur luluhkan sehancur-hancurnya
dan jadilah ia debu yang berterbangan (QS.56 : 4-6)
Pada hari itu Allah datang, dan malaikat mengikuti berbaris-baris
diperlihatkanlah neraka jahanam. Sadarlah manusia, tapi terlambat
tidak berguna lagi baginya kesadarannya itu (QS. 89 : 22-23)
Pada hari itu tidak ada seorangpun mengazab seperti azab-Nya
dan tidak ada seorangpun yang mengikat seperti ikatan-Nya (QS. 89 : 25-26)
Hari yang pasti, teramat dekat (QS. 70 : 7 ) , terjadinya tidak dapat disangkal * (QS 56:1-2)
Pada hari itu manusia seperti laron yang berterbangan (QS 101 :4)
Pada hari itu tidak ada seorang teman karib pun menanyakan temannya
Anak kita, istri kita, saudara kita tidak akan ada yang bisa menebus dosa kita
kita masing-masing, peduli hanya pada diri sendiri (QS.70: 10-14)
Hari dimana ketika ditiup sangkakala maka matilah siapa yang ada di langit dan di bumi
Kecuali
siapa-siapa yang dikehendaki oleh Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu
sekali lagi,
Maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu keputusannya
masing-masing. (QS.39 : 68)
Hari yang pasti, teramat dekat (QS. 70 : 7 ) , terjadinya tidak dapat disangkal * (QS 56:1-2)
Hari dimana satu golongan tinggi dan golongan lainnya rendah (QS. 56 :3)
Hari itu adalah hari keputusan.
dan celakalah pada hari itu orang-orang yang mendustakan kebenaran (QS. 77 :13-15)
Hari itu manusia dibangkitkan dan disusun kembali tulang-belulang nya
Pada hari mata manusia terbelalak dan bulan telah hilang cahayanya
tidak ada tempat untuk lari, tiada tempat sembunyi.
Hanya kepada Allah kita kembali (QS. 75 : 1-12)
Wednesday, July 8, 2015
Thursday, July 2, 2015
Tafsir QS.AL-FAJR
QS Al Fajr(Waktu Fajar)
Assalamualaikum Wr Wb, Kali ini saya ingin menulis tentang Makna QS Al-Fajr, Surat yang dapat membuat saya terisak-isak setiap kali mendengarkannya, terutama apabila melihat video di link you tube dibawah ini:
https://www.youtube.com/watch?v=wY_q2h-JrxM
(apabila link diatas tdk dapat berkerja dengan baik di computer anda, silahkan buka saja YouTube dan cari kata kunci "Surah al-fajr Hani Ar Rifai." yang di unduh oleh luqman QS)
Dalam video diatas, surah Al Fajr di baca dengan sangat mengharukan dan penuh isak tangis oleh Syeikh Hani Ar-Rifa'i, seorang imam di masjid Anani di kota Jeddah yang terkenal dengan bacaan nya yang merdu dan penuh penghayatan. InsyaAllah setelah melihat video di atas, Allah akan melembutkan hati kita, sehingga kitapun menjadi terharu dan juga merasa sedih, takut akan dosa, takut akan hari akhir, dan kitapun menyegerakan diri bermuhasabah, serta (setidaknya) ingin memperbaiki kualitas iman dan juga ibadah kita, agar agar dapat menjadi "Mutmainnah" seperti orang yang disebut-sebut pada akhir surah ini.
Dibawah ini penjabaran sederhana dari Makna Surah Al-Fajr, yang saya rangkum dari tausiah yang saya datangi hari ini, yang disampaikan oleh Ustd. Abi Maki, di Rumil Al Hilya, Limo dan juga beberapa sumber lainnya.
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Pada yang demikian itu terdapat sumpah (yang dapat diterima) oleh orang-orang yang berakal. Dari ayat 1 sd ayat 4 dalam surat Al-Fajr ini Allah menggunakan perumpamaan. Bagi orang yg tidak memiliki iman, perumpamaan-perumpamaan yang digunakan di Al-Qur'an terdengar lucu, sepele, mengada-ngada dan tidak ada artinya, orang kafir sering kali mengolok-olok Al Qur'an karena mereka mengganggap remeh perumpamaan2tersebut; Namun bagi orang-orang beriman (orang-orang yang berakal, ayat 5) perumpamaan-perumpamaan ini dapat mereka terima bahkan terdengar begitu indah, syahdu, menunjukkan betapa Maha Tinggi dan sempurnanya bahasa Allah, dan niscaya perumpamaan-perumpamaan yang dihadirkan Allah dalam Al-Qur'an akan menambah keimanan orang beriman. Pada hakikatnya, semua yang di gunakan Allah sebagai perumpamaan dalam Al-Quran tidak ada satupun yang remeh dan biasa-biasa saja, semuanya amat luar biasa, baik nyamuk, lalat, lebah, dsb. Jadi apakah keistimewaan dari kata perumpamaan pada surah Al-Fajr ini? Pada ayat yang pertama adalah Allah menyuruh perhatikan fajar, Saat fajar menyingsing itulah waktu yang amat penting bagi manusia, karena setelah selesai beribadat kepada Tuhan dengan sembahyang Subuh, mulailah mereka bergerak menghadapi hari yang mulai siang buat mencari rezeki di muka bumi Allah. “Demi malam yang sepuluh.” (ayat 2). Menurut suatu riwayat daripada Ibnu Abbas dan Mujahid, yang dimaksud dengan malam yang sepuluh ialah sejak tanggal 1 sampai 10 bulan Dzul Hijjah, dimana semua rukun Haji yang penting dilaksanakan dan pada pagi hari kesepuluh Dzul Hijjah, selesailah seluruh rukun dan syarat dan wajib haji pada hari itu juga. “Demi genap, demi ganjil.” (ayat 3). Segala perhitungan terdiri daripada genap dan ganjil. Yang ganjil dicukupkan oleh yang genap. Mujahid mengatakan: “Segala yang diciptakan Allah adalah genap; Ada darat ada laut. Ada jin ada manusia. Ada matahari ada bulan. Ada kufur ada iman. Ada bahagia ada sengsara. Ada petunjuk ada kesesatan. Ada malam dan ada siang, dan seterusnya. Adapun yang tetap ganjil atau tunggal tak ada pasangannya ialah yang Maha Esa, berdiri sendirinya, yang tiada bersekutu dengan yang lain, yaitu Allah Tuhan kita; – Qul Huwallaahu Ahad! – Katakanlah; Allah itu Esa! “Demi malam apabila dia telah berjalan.” (ayat 4). Inilah contoh betapa Maha Tingginya bahasa Allah, sangat indah, karena perumpamaan dibuka dengan kata Fajar, maka ditutup dengan malam yang sudah berlalu (menuju fajar lagi) saling sambung menyambung |
Thursday, June 18, 2015
Antara Ramadhan dan Surga
Ramadhan Bulan Dimana Surga (dapat menjadi ) Dekat
Alhamdulillah, Allah yang Maha Pengasih, masih memberikan nikmat umur dan juga kesempatan kepada kita untuk merasakan dan menjalani bulan Suci Ramadhan yang teramat mulia. Bulan yang kemuliaan nya 1000 kali lipat bulan bulan lainnya. Bulan yang sepanjang 30 harinya penuh berisi Rahmat, Maghfiroh dan Pengampunan akan dosa. Bulan yang dimana pintu surga terbuka sangat lebar..... Apa saja sebenarnya kaitan antara Ramadhan dan surga?Apa saja keistimewaan Ramadhan sehinnga dapat membuka lebar pintu surga dan juge membuat surga dekat dengan kita?
Dalam hadits Shohih yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, yang artinya:
Dari Abu Kuraib Muhammad bin Al Ala bin Kuraib, dari Abu Bakar bin Ayyasy, dari Al A’masy, dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah Rodhiallhu’anhu, dia berkata, “Rasulullah Sholallahu’alaihi wa sallam bersabda ‘Apabila tiba awal malam bulan Ramadhan, maka syetan-syetan dan jin yang durhaka dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup, pintu-pintu surga dibuka dan tidak ada satu pintu pun yang ditutup, lalu (malaikat) penyeru menyerukan, “Wahai orang yang menghendaki kebaikan, datanglah. Wahai orang yang menghendaki kejelekan, berhentilah. Allah juga mempunyai pembebas-pembebas dari neraka. Hal itu (terjadi) pada tiap malam.” (H.R Tirmidzi no. 682 dan Ibnu Majah no.1642).
Dari Hadist shahih diatas beberapa keistimewaan bulan Ramadhan adalah :
- Apabila telah tiba Ramadhan, dibuka pintu-pintu surga dan ditutup semua pintu neraka dan diikat semua syaitan.
- Perlu dipastikan dan dipahami, bahwa dalam SELURUH waktu di bulan Ramadhan (1 bulan Penuh) terdapat rahmah, seluruhnya juga terdapat ampunan Allah dan seluruhnya pula terdapat kesempatan bagi seorang mukmin untuk terbebas dari api neraka, tidak hanya sepertiganya seperti beberapa pendapat populer di masyarakat (pendapat yg tidak tepat menyatakan : 10 hari pertama adalah rahmat, 10 hari ditengah maghfiroh dan 10 hari terakhir adalah ampunan) . Yang benar adalah sesuai dengan yang dikatakan diatas.
- Setiap malam bulan Ramadhan, Allah akan menyebut nama-nama hamba-Nya yang akan Allah bebaskan dari api neraka (Itqum minannar). kembali saya ditekankan dari hadist diatas adalah bahwa pembebasan dari neraka Ini terjadi setiap malam di bulan Ramadhan, mulai maghrib tiba, sampai matahari terbit paginya, dan bukan hanya terjadi pada 10 hari terakhir Ramadhan saja. maka dari itu apabila maghrib tiba, memohon lah kepada Allah " Ya Robb, sebut namaku malam ini untuk Kau bebaskan dari api Neraka". Begitu maghrib tiba, Jauhkanlah perbuatan2 makruh, mubah (mengobrol, nonton sinetron, kegiatan tak bermanfaat). Janganlah kita tergoda oleh syeitan, yang memang gemar menggoda manusia melakukan hal2 yang makruh dan mubah (tidak dilarang namun tidak bermanfaat). Syeitan selalu berusaha menggoda kita melalui beberapa tingkatan , pertama digoda agar berbuat syirik atau murtad, tidak berhasil digoda agar berbuat bid'ah, tidak berhasil digoda agar berbuat dosa besar, tidak bisa digoda agar berbuat dosa kecil, tidak bisa digoda agar melakukan hal makruh, kemudian mubah, dan seterusnya. Syeitan tidak kenal putus asa, kita tidak berhasil digoda, yang digoda keluarganya, istrinya (spt nabi Nuh, Nabi Luth), anaknya (anak Nuh), dst.
- Ramadhan = Bulan Penghapus Dosa (Mahgfiroh) seperti disebutkan dalam hadist diatas : "Bagi yang berpuasa dalam bulan Ramadhan, (dengan ikhlas) Allah akan menghapuskan dosa-dosanya." pertanyaannya "Bagaimana jika kita tidak bisa berpuasa karena sakit, hamil, haid, dst ?" jangan kuatir karena Hadist lain mengatakan " Bagi yang Shalat Taraweh dalam bulan Ramadhan, Allah akan menghapuskan dosa-dosanya. apabila tidak bisa juga, jangan kuatir, Allah sangat sayang dengan kita, bukti dari cinta Allah kepada kita, masih kita diberi kesempatan lain yaitu dalam hadist yang berbunyi : bagi yang melaksanakan sholat dimalam Lailatul Qadr dalam bulan Ramadhan, Allah akan menghapuskan dosa-dosanya. jadi dibulan Ramadhan Maghfiroh Allah adalah juga sebulan penuh, bukan hanya 10 hari kedua saja (bukan hanya hari ke 11 sd hari ke 20). SEBULAN PENUH DALAM RAMADHAN, pintu penghapusan dosa terbuka lebar, maka memohonlah kepada Allah dengan doa yang teraamat indah ini : اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى Artinya :"Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku." Allah Al-Afuw adalah Allah yang Maha menghapuskan dosa, jadi kalau kita memohon kepada Al Afuw, agar dihapuskan dosa kita, berarti dosa-dosa kita tersebut telah terampuni dan bahkan jejaknya pun telah Allah hapuskan dari buku catatan amalan kita. Afuw ini adalah tingkatan paling tinggi dari pemaafan dosa (Superlative), maka dari itu perbanyaklah do'a ini setiap harinya, terutama di bulan suci Ramadhan ini
Diriwayatkan daripada Abu Sa'id Al-Khudri R.A, aku mendengar Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda :Maksudnya:'Barangsiapa yang berpuasa sehari pada jalan Allah nescaya Allah akan menjauhkan mukanya dari api neraka (sejauh perjalanan) 70 tahun.' (HR Bukhari)
Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda :
Setiap amalan anak Adam baginya melainkan puasa maka ia untuk-Ku dan Aku akan membalasnya. Dan puasa adalah perisai, maka apabila seseorang berada pada hari puasa maka dia dilarang menghampiri(bercumbu) pada hari itu dan tidak meninggikan suara .Sekiranya dia dihina atau diserang maka dia berkata : Sesungguhnya aku berpuasa demi Tuhan yang mana diri nabi Muhammad ditangan-Nya maka perubahan bau mulut orang berpuasa lebih harum di sisi Allah pada hari qiamat daripada bau kasturi, dan bagi orang berpuasa dua kegembiraan yang mana dia bergembira dengan keduanya apabila berbuka dia bergembira dengan waktu berbukanya dan apabila bertemu Tuhannya dia gembira dengan puasanya.(HRBukhari,Muslim, Nasa'i,Ahmad, Ibn Khuzaimah,Ibn Hibban - Baihaqi)
Dari ke-3 Hadist shahih diatas beberapa keistimewaan bulan Ramadhan adalah :
- Pahala Saum ini hanya Allah satu satunya lah yang tau, yang menilai, yang memberi ganjaran.malaikat pun tidak tau, Saum adalah amalan yang peling terakhir di hisab, saumlah harapan kita, ibarat celengan, kita sudah menabung sedikit demi sedikit, sampai akhirnya kita akan tau berapa jumlah tabungan kita ketika kita sudah memecahkan celengannya, saum ibarat celengan yang akan kita buka di yaumul hisab kelak, kalau banyak dan bermutu tabungan kita, maka kita pasti akan sangat bahagia, Namun yang merugi adalah orang yang saum nya hanyalah mendapatkan lapar dan dahaga, kenapa? karena walaupun ia saum, namun ia masih juga melakukan maksiat, masih gibah, maka dari itu, ketika ia buka celengannya kelak, isinya hanyalah kehampaan, nihil. Audzubillahiminzalik.
- Besarnya Rahmat Allah sepanjang bulan Ramadhan ini tidak bisa kita bayangkan, semua dilipat gandakan -Nya, Rahmat yang berlipat ganda dari Allah ini adalah sebulan penuh lamanya, tidak hanya sepertiga pertama saja.
- dua kegembiraan bagi orang yang berpuasa adalah : apabila berbuka dia bergembira dengan waktu berbukanya dan apabila bertemu Tuhannya dia gembira dengan puasanya (karena besarnya pahala yang Allah berikan untuk puasanya, apabila puasanya dilakukan dengan Lillaita'Ala)
- Bau mulut orang berpuasa lebih
harum di sisi Allah pada hari qiamat daripada bau kasturi
- Ketika Ramadhan tiba, Jannah (Surga) memohon kepada Allah SWT "Robbi Jaalni min Ibadika Sukkana" artinya "Ya Allah, pilihlah sebanyak-banyaknya dari hamba-hamba-Mu sebagai penghuniku". Biasanya kita yang memohon kepada Allah agar kita dapat menjadi penghuni surga, namun di bulan Ramadhan, Surgalah yang memohon kepada Allah agar memasukkan sebanyak mungkin manusia. Tentunya yang akan dipilih oleh Allah adalah yang "pantas" yang "masuk kriteria" sebagai Ahli Sorga. Surga tidak berhenti memohon kepada Allah "Robbi Jaalni min Ibadika Sukkana" "Ya Allah, pilihlah sebanyak-banyaknya dari hamba-hamba-Mu sebagai penghuniku" dipilih oleh Allah, Surga minta lagi, dipilihkan lagi, Surga meminta lagi, dan seterusnya, oleh karenanya pada bulan Ramadhan Allah bukakan pintu surga selebar-lebarnya dan tidak pernah ditutup seperti dinyatakan diatas.
Diriwayatkan daripada Sahl bin Sa'd R.A daripada Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam bersabda : yang maksudnya:
'Sesungguhnya di dalam syurga terdapat satu pintu yang disebut Ar-Rayyan yang mana pada hari Kiamat orang-orang yang berpuasa masuk daripadanya (dan) tidak seorangpun selain mereka memasukinya. (HR Bukhari)
- Adanya 1 pintu khusus untuk memasuki surga bagi Ahli puasa, yaitu Ar Rayan.
Demikian beberapa hal yang apabila kita memahaminya tentulah akan memotivasi kita agar lebih mendekatkan diri kepada Allah di bulan Ramadhan ini dan berpuasa dengan niat Lillahita'Alaa.
Allah A'lam
Sumber :
1. Indah'nya Ramadhan "Bulan Penuh Rahmat dan Ampunan " (https://id-id.facebook.com/notes/bidadari-dunia-mencari-cinta-sejati-nya/indahnya-ramadhan-bulan-penuh-rahmat-dan-ampunan-/204375349612456)
2. Tausiah Abi Maki : "Antara Ramadhan dan Surga" (https://www.youtube.com/watch?v=xpLYCActnaU)
3. Motivasi Ramadhan (https://www.facebook.com/MotivasiRamadhan/posts/325582157533518)
4. dll
Tuesday, March 31, 2015
PUISI MUHASABAH DIRI
37 tujuh tahun sudah terbuang umurku.....
Apa yg sudah kuperbuat dengan nya?
Masih sedikit..masih kecill..masih kurang...nothing
Apa yg sudah ku lakukan dengan otakku...
Belum lg sebiji zaroh ilmuku yg bermanfaat
Apa yg sudah kulakukan dengan mata dan lisanku
Br berapa ayat kitab suci Mu yg ku baca....
Apa yg sudah kulakukan dengan kaki ku?
Cukup seringkah menapaki taman taman surgamu, mimbar ilmu ?
Apa yg sudah kulakukan dengan tanganku?
Belum lg byk memberi,memeluk, menggandeng, menolong sesama.
Ya Allah Ya Sami Ya Bashir
Aku mengadu pada-Mu, malu pada -Mu.
Sangat sedikit....tak berati....apa yg sdh aku lakukan dgn umurku...
Namun Ya Allah Ya Wadud Ya Rahman....
Aku sangat berhap pada Rahmat-Mu...ke Ridhoan Mu.
Tanpa Nya sia sia saja umurku
Tanpa Nya sesungguhnya aku dalam keadaan merugi
Ya Allah Ya Ghofur Ya Afuw
Ampunilah dan hapuskanlah dosa dosaku
Lindungilah aku dan bimbinglah aku , tunjukkanlah kepadaku shirotol mustaqim.
Ya Allah berikan hidayah Mu kepadaku, agar bertambah imanku, islamku, cintaku dan rinduku kepada Mu
Ya Allah... Ya Mujib...
Ijabahlah do'a ku
آمِّيْنَ آمِّيْنَ آمِّيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِين
Apa yg sudah kuperbuat dengan nya?
Masih sedikit..masih kecill..masih kurang...nothing
Apa yg sudah ku lakukan dengan otakku...
Belum lg sebiji zaroh ilmuku yg bermanfaat
Apa yg sudah kulakukan dengan mata dan lisanku
Br berapa ayat kitab suci Mu yg ku baca....
Apa yg sudah kulakukan dengan kaki ku?
Cukup seringkah menapaki taman taman surgamu, mimbar ilmu ?
Apa yg sudah kulakukan dengan tanganku?
Belum lg byk memberi,memeluk, menggandeng, menolong sesama.
Ya Allah Ya Sami Ya Bashir
Aku mengadu pada-Mu, malu pada -Mu.
Sangat sedikit....tak berati....apa yg sdh aku lakukan dgn umurku...
Namun Ya Allah Ya Wadud Ya Rahman....
Aku sangat berhap pada Rahmat-Mu...ke Ridhoan Mu.
Tanpa Nya sia sia saja umurku
Tanpa Nya sesungguhnya aku dalam keadaan merugi
Ya Allah Ya Ghofur Ya Afuw
Ampunilah dan hapuskanlah dosa dosaku
Lindungilah aku dan bimbinglah aku , tunjukkanlah kepadaku shirotol mustaqim.
Ya Allah berikan hidayah Mu kepadaku, agar bertambah imanku, islamku, cintaku dan rinduku kepada Mu
Ya Allah... Ya Mujib...
Ijabahlah do'a ku
آمِّيْنَ آمِّيْنَ آمِّيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِين
Friday, February 6, 2015
7 INDIKATOR BAHAGIA HIDUP DI DUNIA
Ibnu Abbas RA menjelaskan, ada 7 indikator bahagia hidup di dunia:
1) Qolbun Syakirun (hati yang slalu bersyukur) artinya selalu menerima apa adanya (qona'ah), sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan, tidak ada stress, inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur.
2) Al-Azwaju Shalihah, yaitu pasangan hidup yang shaleh / shalihah, pasangan hidup yang shaleh / shalihah akan menciptakan suasana rumah dan keluarga yang sakinah.
3) Al-Auladul Abrar, yaitu anak yang shaleh / shalihah. Do'a anak yg shaleh / shalihah kepada orang tuanya dijamin dikabulkan ALLAH, berbahagialah orang tua yang memiliki anak sholeh / solehah.
4) Al-Biatu Sholihah, yaitu lingkungan yang kondusif untuk iman kita. Rasulullah menganjurkan kita untuk selalu bergaul dengan orang-orang shaleh yang selalu mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan bila kita salah.
5) Al-Malul Halal, atau harta yang halal, bukan banyaknya harta tapi halalnya harta yang dimiliki. Harta yang halal akan menjauhkan setan dari hati. Hati menjadi bersih, suci dan kokoh sehingga memberi ketenangan dalam hidup.
6) Tafakuh Fid-Dien, atau semangat untuk memahami agama, dengan belajar ilmu agama, akan semakin cinta kepada agama dan semakin tinggi cintanya kepada ALLAH dan Rasul-NYA. Cinta inilah yang akan memberi cahaya bagi hatinya.
7) Umur yang barokah, artinya umur yang semakin tua semakin shaleh, setiap detiknya diisi dengan amal ibadah. Semakin tua semakin rindu untuk bertemu dengan Sang:) Pencipta. Inilah semangat hidup orang-orang yang barokah umurnya.
Wa Allah A'Lam
1) Qolbun Syakirun (hati yang slalu bersyukur) artinya selalu menerima apa adanya (qona'ah), sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan, tidak ada stress, inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur.
2) Al-Azwaju Shalihah, yaitu pasangan hidup yang shaleh / shalihah, pasangan hidup yang shaleh / shalihah akan menciptakan suasana rumah dan keluarga yang sakinah.
3) Al-Auladul Abrar, yaitu anak yang shaleh / shalihah. Do'a anak yg shaleh / shalihah kepada orang tuanya dijamin dikabulkan ALLAH, berbahagialah orang tua yang memiliki anak sholeh / solehah.
4) Al-Biatu Sholihah, yaitu lingkungan yang kondusif untuk iman kita. Rasulullah menganjurkan kita untuk selalu bergaul dengan orang-orang shaleh yang selalu mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan bila kita salah.
5) Al-Malul Halal, atau harta yang halal, bukan banyaknya harta tapi halalnya harta yang dimiliki. Harta yang halal akan menjauhkan setan dari hati. Hati menjadi bersih, suci dan kokoh sehingga memberi ketenangan dalam hidup.
6) Tafakuh Fid-Dien, atau semangat untuk memahami agama, dengan belajar ilmu agama, akan semakin cinta kepada agama dan semakin tinggi cintanya kepada ALLAH dan Rasul-NYA. Cinta inilah yang akan memberi cahaya bagi hatinya.
7) Umur yang barokah, artinya umur yang semakin tua semakin shaleh, setiap detiknya diisi dengan amal ibadah. Semakin tua semakin rindu untuk bertemu dengan Sang:) Pencipta. Inilah semangat hidup orang-orang yang barokah umurnya.
Wa Allah A'Lam
Sunday, January 25, 2015
Surat untuk Presiden Negeri Tercinta by K.H.Arifin Ilham on Twitter
Surat untuk presiden negeri kami tercinta Indonesia
Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. Semoga salam rahmat dan berkah Allah selalu menyertai ayahanda Jokowi tercinta...aamiin. SubhanAllah ayahanda terpilih dan mengemban amanah Allah sebagai presiden negeri tercinta ini. Sungguh jabatan yg ayah emban hakekatnya amanah Allah yg ayah akan pertanggungjawabkan di akhirat kelak. Ingat ayah, ayah adalah hamba Allah, seorang Muslim yang punya tugas utama mengabdikan kepada Allah sebagai "Kholifah fil ardhi" ( QS Adz Dzariyat 56). Sadarilah ayahanda, kita semua tidak lama hidup di dunia ini, jabatan yg ayah emban juga tidak lama. Sungguh kita akan hidup selama lamanya di akhirat. Dunia ini memang sebentar tetapi menentukan keadaan kita selama lamanya, memang sebentar tetapi resikonya terlalu besar. Ayahanda, jangan sia siakan kesempatan hidup ini, ingat segala keputusan ayahanda berimplikasi pada kedudukan ayahanda di akhirat kelak. Bacalah Kalam Allah surah An Nisa ayat 85, "Barang siapa memutuskan keputusan yg benar lalu banyak yg mengikutnya maka sebanyak itulah pahala yg ia peroleh, dan barang siapa memutuskan yg buruk lalu banyak yg mengikutnya maka sebanyak itulah dosa yg ia pikul...". Sungguh jika ayahanda jujur amanah maka ayah meraih kedudukan mulia lebih mulia dari para syuhada dan satu derazat dibawah kedudukan para nabi (QS An Nisa 69), dan di akhirat kelak menjadi hamba utama yg meraih perlindungan Allah, “Imam yg ‘adil akan dinaungi oleh Allah (pada hari kiamat) di bawah naungan-Nya” (HR Bukhoii Muslim) tetapi kalau ayah hianat, berdusta. Mohon ayah baca dg hati yg dalam peringatan Rasulullah ini, ”Pemimpin mana saja yg menipu rakyatnya, maka tempatnya di neraka” (HR Ahmad), ”Barangsiapa yg diangkat oleh Allah untuk memimpin rakyatnya, kemudian ia tidak mencurahkan kesetiaannya, maka Allah haramkan baginya surga” (HR Bukhari Muslim]. Dalam lafadh yg lain disebutkan : ”Ia mati dimana ketika matinya itu ia dalam keadaan menipu rakyatnya, maka Allah haramkan baginya surga”, “Barangsiapa yg melakukan perbuatan jahat atau melindungi pelaku kejahatan, maka baginya laknat dari Allah, para malaikat, dan seluruh manusia. Tidak diterima darinya amal wajib maupun amal sunnah (yg ia kerjakan)” (HR Bokhori Muslim). Ayahanda sekarang presiden negeri ini, mayaoritas penduduk negeri menunggu bukti janji ayahanda. Kini ayahanda bukan petugas partai lagi, bukan pelaksana koalisi, bukan pembela kepentingan kelompok siapapun bukan pembawa pesan siapapun. Ayah presiden, ayah harus punya kemandirian sikap,tegas, berani, jujur, jangan takut kepada siapapun. Takutlah hanya kepada Allah yg masih mengizinkan ayahanda bernafas. Mayaoritas penduduk negeri ini susah, sogok menyogok dan korupsi membudaya, ma'siyat dimana mana, inilah tugas utama ayahanda, ayahanada harus kuat dg dukungan aparat yang kuat juga, menteri yg jujur, tentara yg kuat, polisi yg bersih, KPK yg berani. Ayahanda waktu terus berjalan, tumpukan kekecwaan, marah dan susah sudah bercampur yg bisa tumpah. Segeralah ayah bersikap sebagai presiden negeri yg takut kepada Allah, berani, jujur, amanah dan mandiri memutuskan untuk kepentingan kemamkmuran kesejahteraan rakyat ini. "Takutlah ayah kepada Allah dan Hari PembalasNya, ajaklah kami rakyat bangsa ini takut kepada Allah, hidup bahagia dalam hidayah Syariat dan Sunnah NabiNya yg ayah dan nanda cintai bersama. "Seandainya penduduk suatu negeri beriman dan bertaqwa kepada Allah, niscaya Allah turunkan keberkahan dari langit dan bumi, tetapi kalau menggunakan ni'matNya untuk berbuat zholim, maka kami azab mereka karena kejahatan mereka" (QS Al 'raf 96). .Allahumma ya ALLAH kami rindu pemimpin yg berwibawa, yg sangat takut kepadaMU dan mengajak kami takut kepadaMU...pemimpin yg mengajak kami hidup dalam SyariatMU dan bahagia dalam Sunnah NabiMU. Allahumm ya ALLAH selamat kami, negeri kami dari murkaMU...aamiin. Dari rintihan hati seorang anak bangsa yg mencintai umat dan negeri ini.
Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. Semoga salam rahmat dan berkah Allah selalu menyertai ayahanda Jokowi tercinta...aamiin. SubhanAllah ayahanda terpilih dan mengemban amanah Allah sebagai presiden negeri tercinta ini. Sungguh jabatan yg ayah emban hakekatnya amanah Allah yg ayah akan pertanggungjawabkan di akhirat kelak. Ingat ayah, ayah adalah hamba Allah, seorang Muslim yang punya tugas utama mengabdikan kepada Allah sebagai "Kholifah fil ardhi" ( QS Adz Dzariyat 56). Sadarilah ayahanda, kita semua tidak lama hidup di dunia ini, jabatan yg ayah emban juga tidak lama. Sungguh kita akan hidup selama lamanya di akhirat. Dunia ini memang sebentar tetapi menentukan keadaan kita selama lamanya, memang sebentar tetapi resikonya terlalu besar. Ayahanda, jangan sia siakan kesempatan hidup ini, ingat segala keputusan ayahanda berimplikasi pada kedudukan ayahanda di akhirat kelak. Bacalah Kalam Allah surah An Nisa ayat 85, "Barang siapa memutuskan keputusan yg benar lalu banyak yg mengikutnya maka sebanyak itulah pahala yg ia peroleh, dan barang siapa memutuskan yg buruk lalu banyak yg mengikutnya maka sebanyak itulah dosa yg ia pikul...". Sungguh jika ayahanda jujur amanah maka ayah meraih kedudukan mulia lebih mulia dari para syuhada dan satu derazat dibawah kedudukan para nabi (QS An Nisa 69), dan di akhirat kelak menjadi hamba utama yg meraih perlindungan Allah, “Imam yg ‘adil akan dinaungi oleh Allah (pada hari kiamat) di bawah naungan-Nya” (HR Bukhoii Muslim) tetapi kalau ayah hianat, berdusta. Mohon ayah baca dg hati yg dalam peringatan Rasulullah ini, ”Pemimpin mana saja yg menipu rakyatnya, maka tempatnya di neraka” (HR Ahmad), ”Barangsiapa yg diangkat oleh Allah untuk memimpin rakyatnya, kemudian ia tidak mencurahkan kesetiaannya, maka Allah haramkan baginya surga” (HR Bukhari Muslim]. Dalam lafadh yg lain disebutkan : ”Ia mati dimana ketika matinya itu ia dalam keadaan menipu rakyatnya, maka Allah haramkan baginya surga”, “Barangsiapa yg melakukan perbuatan jahat atau melindungi pelaku kejahatan, maka baginya laknat dari Allah, para malaikat, dan seluruh manusia. Tidak diterima darinya amal wajib maupun amal sunnah (yg ia kerjakan)” (HR Bokhori Muslim). Ayahanda sekarang presiden negeri ini, mayaoritas penduduk negeri menunggu bukti janji ayahanda. Kini ayahanda bukan petugas partai lagi, bukan pelaksana koalisi, bukan pembela kepentingan kelompok siapapun bukan pembawa pesan siapapun. Ayah presiden, ayah harus punya kemandirian sikap,tegas, berani, jujur, jangan takut kepada siapapun. Takutlah hanya kepada Allah yg masih mengizinkan ayahanda bernafas. Mayaoritas penduduk negeri ini susah, sogok menyogok dan korupsi membudaya, ma'siyat dimana mana, inilah tugas utama ayahanda, ayahanada harus kuat dg dukungan aparat yang kuat juga, menteri yg jujur, tentara yg kuat, polisi yg bersih, KPK yg berani. Ayahanda waktu terus berjalan, tumpukan kekecwaan, marah dan susah sudah bercampur yg bisa tumpah. Segeralah ayah bersikap sebagai presiden negeri yg takut kepada Allah, berani, jujur, amanah dan mandiri memutuskan untuk kepentingan kemamkmuran kesejahteraan rakyat ini. "Takutlah ayah kepada Allah dan Hari PembalasNya, ajaklah kami rakyat bangsa ini takut kepada Allah, hidup bahagia dalam hidayah Syariat dan Sunnah NabiNya yg ayah dan nanda cintai bersama. "Seandainya penduduk suatu negeri beriman dan bertaqwa kepada Allah, niscaya Allah turunkan keberkahan dari langit dan bumi, tetapi kalau menggunakan ni'matNya untuk berbuat zholim, maka kami azab mereka karena kejahatan mereka" (QS Al 'raf 96). .Allahumma ya ALLAH kami rindu pemimpin yg berwibawa, yg sangat takut kepadaMU dan mengajak kami takut kepadaMU...pemimpin yg mengajak kami hidup dalam SyariatMU dan bahagia dalam Sunnah NabiMU. Allahumm ya ALLAH selamat kami, negeri kami dari murkaMU...aamiin. Dari rintihan hati seorang anak bangsa yg mencintai umat dan negeri ini.
Subscribe to:
Posts (Atom)

















